14

Liverpool di atas angin saat melawat ke Manchester City. Akan tetapi kekalahan diyakini bisa membuat ‘Si Merah’ kehilangan jalan di sisa musim. Benarkah? Cara Daftar Sbobet.

Liverpool mengunjungi Etihad Stadium, Jumat (4/1/2019) dalam posisi di atas angin. Tim Merseyside ini kukuh di puncak klasemen dengan torehan 54 poin, unggul enam poin dari Tottenham Hotspur di posisi dua dan tujuh poin dari City di tempat tiga.

Tim arahan Juergen Klopp ini juga belum terkalahkan sejak awal musim. Dari 20 pertandingan yang sudah dilalui, Liverpool memetik 17 kemenangan dan tiga kali berimbang.

Sementara City yang merupakan juara bertahan, saat ini sudah menelan tiga kekalahan. Jumlah kekalahan ini sudah melewati total kekalahan mereka musim lalu (2) kala jadi juara di akhir musim.

City bakal mencoba mengeluarkan Liverpool dari relnya saat ini, sekaligus menguji mentalitas sang rival. Namun bek Liverpool Dejan Lovren percaya hasil buruk di Etihad takkan mengubah apapun.

Liverpool berkaca pada City musim lalu. Meski menelan kekalahan pertama dari Liverpool pada medio Januari, City tetap melaju ke tangga juara.

“Saya rasa mereka juga mengatakannya musim lalu, ketika Man City datang ke Anfield. Mereka bilang kalau kami menang dan mereka kalah, itu akan mengubah sesuatu di persaingan,” kata Lovren dikutip Sky Sports.

“Saya tak melihatnya pada akhirnya, bahwa Man City mengalami perubahan apapun. Mereka menjaga permainan mereka, mereka menjaga gaya bermain.”

“Jadi kami akan melakukan yang sama. Laga ini takkan mengubah apapun. Pertandingan yang bagus, atau yang buruk, filosofinya akan tetap,” tandasnya.